Property

Skylight, Desain Ventilasi Rumah yang Baik dengan Pencahayaan Alami

Skylight, Desain Ventilasi Rumah yang Baik dengan Pencahayaan Alami

Jika Anda ingin mendapatkan desain ventilasi rumah yang baik dengan pencahayaan alami yang maksimal, skylight bisa jadi solusi.

Apa Itu Ventilasi Skylight?

Skylight sendiri merupakan jendela atau kaca berongga di bagian atap atau dinding ruang bagian atas. Sama seperti jendela, skylight  bisa dibuka dan ditutup.

Jadi, ketika Anda menggunakan jenis ventilasi ini, sebaiknya Anda tahu cara membuka dan menutupnya. Dengan begitu, ventilasi bisa digunakan dengan baik.

Jenis ventilasi ini dipasang dengan tujuan:

  1. Memaksimalkan sirkulasi udara dalam rumah .
  2. Mendapatkan pencahayaan yang alami sehingga ruangan lebih terang.
  3. Menghemat tagihan listrik.

(baca: tips interior terbaik)

Skylight, Desain Ventilasi Rumah yang Baik dengan Pencahayaan Alami
Skylight, Desain Ventilasi Rumah yang Baik dengan Pencahayaan Alami

Tips Menggunakan Ventilasi Skylight

Bagaimana menggunakan atau memasang ventilasi skylight yang baik?

Jika Anda memilih desain ventilasi rumah yang baik jenis skylight, maka ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu:

(baca: desain interior rumah)

  • Sesuaikan dengan Bangunan Rumah

Perlu Anda tahu bahwa tidak semua rumah cocok untuk menggunakan ventilasi skylight. Ketika rumah Anda terlalu tinggi atau rumah Anda di lokasi yang rawan kejahatan, maka ventilasi skylight tidak direkomendasikan.

Kenapa? Jika rumah terlalu tinggi, Anda akan kesulitan untuk membuka dan menutup skylight. Kecuali jika Anda memang hanya ingin menutup skylight tersebut dan hanya menggunakannya untuk pencahayaan alami saja.

Sebalikya, di tempat yang rawan, seperti kejahatan atau rawan bencana, skylight bisa dijadikan pintu masuk ke rumah Anda.

  • Perhatikan Letak Pemasangannya

Skylight biasanya diposisikan di tempat yang tinggi seperti di atap atau dinding bagian atas. Maka dari itu, jika Anda hendak menggunakan skylight, pastikan bahwa pemasangan skylight tidak terhalang apapun, seperti plafon. Tujuannya agar nanti sinar matahari tidak terhalang oleh plafon

Selain itu, perhatikan juga posisi pemasangannya. Misalnya memperhatikan tentang faktor arah angin, hujan, serangga. Dengan begitu, skylight yang Anda pasang tidak akan merugikan diri Anda sendiri.

Sebaiknya, posisikan skylight di tempat yang kurang cahaya matahari seperti dapur atau loteng. Dengan begitu, ruangan tersebut akan terlihat lebih terang.

  • Perhatikan Materialnya

Untuk membuat skylight yang tahan lama maka Anda harus memperhatikan bahan material yang digunakan.

Lantas, material bagaimana yang bisa digunakan? Anda bisa memilih kaca tempered dengan ketebalan sekitar 8-10 milimeter sehingga tidak muda.

Selain kaca tempered, Anda bisa menggunakan material dari polycarbonate. Dengan begitu, skylight tidak akan mudah pecah dan rusak.

  • Perhatikan Ukurannya

Jangan lupa untuk memperhatikan ukuran ruangan dan ukuran skylight yang akan digunakan. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan pencahayaan dan sirkulasi udara yang sesuai.

Itulah informasi singkat tentang skylight, desain ventilasi rumah yang baik yang bisa Anda pasang di langit-langit atau dinding atas. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan sirkulasi udara yang baik dan pencahayaan alami yang maksimal.