Design

Pengertian Desain Interior Vintage dan Cirinya

Pengertian Desain Interior Vintage dan Cirinya

Sama halnya seperti gaya berbusana, ternyata ada lho interior vintage yang pas untuk Anda penyuka nuansa lampau. Namun apakah desain interior vintage ini sama seperti interior klasik?Untuk tahu lebih jelas, simak pengertian desain interior vintage berikut ini.

Pengertian Interior Vintage

Pengertian desain interior vintage adalah konsep interior yang menggunakan barang atau memberikan kesan kenangan dan tempo dulu. Biasanya, untuk memberikan kesan tempo dulu, maka barang yang digunakan adalah barang kenangan dan barang lama.

Barang atau dekorasi yang digunakan biasanya populer di era tahun 1950-1970 an. Jadi, tidak heran ya jika barang-barangnya terkesan jadul.

Namun, selain properti dan dekorasi, konsep interior vintage juga menggunakan warna tempo dulu. Misalnya warna coklat dan warna kayu atau alam yang lainnya.

Lalu, apakah sama interior vintage dengan klasik? Tentu berbeda. Konsep vintage lebih mengarahkan ke suasana yang mampu membawa seseorang ke masa lampau atau ke kenangan.

Ciri Interior Vintage

Seperti saat Anda harus mengetahui ukuran instagram feed sebelum posting, maka Anda harus tahu ciri interior vintage sebelum mengaplikasikannya.

Pengertian Desain Interior Vintage dan Cirinya
Pengertian Desain Interior Vintage dan Cirinya

Ciri dari interior vintage, diantaranya

  • Furniture Jadul

Interior vintage menggunakan furniture dan dekorasi yang jadul atau yang memiliki tampilan lusuh. Penampilan yang lusuh inilah yang memberikan kesan seperti furniture jaman dahulu.

Ciri khas dari furniture jadul ini biasanya terbuat dari kayu dengan kaki yang cenderung mengerucut. Selain itu, biasanya juga dilengkapi dengan ukiran.

Sedangkan furniture modern kesan jadul, biasanya dibuat seperti furniture jadul. Misalnya menggunakan warna coklat, memberikan efek mengelupas.

  • Warna Pastel dan Coklat

Warna yang pas untuk interior vintage adalah warna coklat seperti warna kayu dan warna pastel. Warna pastel ini umumnya digunakan untuk interior shabby chic. Jadi, Anda bisa mengkombinasikan konsep shabby chic dengan vintage.

Warna vintage ini bisa Anda aplikasikan di tembok, furniture, peralatan makan dan dekorasi. Namun, Anda tetap harus memperhatikan penataannya. Apakah cocok atau tidak dan jangan terlalu dipaksakan.

  • Dekorasi Khas

Sama halnya furniture, dekorasi interior vintage juga memiliki ciri khas yang unik. Biasanya, aksesoris seperti cermin dan vas dilengkapi dengan ukiran yang cantik. Untuk cermin, umumnya memiliki bentuk oval atau persegi dengan bingkai dari kayu.

  • Kamar Tidur Berkelambu

Kamar tidur dengan interior vintage biasanya dilengkapi dengan kelambu. Kelambu ini selain memberikan kesan yang lembut, nyaman, bisa juga melindungi Anda dari nyamuk dan serangga.

  • Plafon Jadul

Penggunaan atap dan plafon biasanya menggunakan konsep jadul. Misalnya rangka atap yang tidak ditutupi. Penerapan plafon atau atap sesuai dengan wilayah atau konsep rumah jadul yang ingin diterapkan.

Dengan pengertian desain interior vintage dan cirinya tersebut, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan konsep vintage.